Selasa, 15 Mei 2018

Ustadz Syafi’ : Agar Santri Tidak Mudah Murtad

Serambi Banyuanyar - Di antara cabang yang dilombakan pada GIA 1436 adalah lomba baca kitab. Dalam hal ini kitab yang dibaca oleh peserta lomba adalah Kitab Sullam Taufiqdan Safinatun Najah. Kedua kitab tersebut membahas masalah fiqh ubudiyah dan mu’amalah.

Khusus Sullam Taufiq, yang dibaca hanya untuk satu bab masalah, yaitu tentang segala macam dan jenis murtad berikut contoh-contohnya. Pengkhususan ini sengaja diberlakukan sebagaimana disampaikan oleh Panitia Pengarah GIA 1436, Ustadz Syafi’uddin Syahid. Menurutnya ini adalah agar santri tidak mudah menjadi murtad, karena mengerti bagaimana itu murtad.
Selain itu beliau juga menjelaskan bahwa ini adalah sebagai tindaklanjut dari dawuh yang disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Banyuanyar tentang pentingnya pemahaman santri agar tidak nyeleneh atau keluar dari etika pemahaman yang seharusnya dipegangteguh oleh santri, ketika keluar dari pesantren.
“Pengasuh sangat berharap untuk menjadikan Sullam Taufiq sebagai kitab yang harus dipelajari oleh santri, dan khususnya itu bab yang menjelaskan tentang murtad. Ini karena banyak santri yang ketika keluar pesantren yang pemikirannya agak nyeleneh.” Ungkapnya pada musyawarah pembetukan GIA, Kamis (17/9) lalu.
Pada lomba Baca Kitab tersebut, selain membaca kitab berikut terjemahannya, peserta juga dituntut untuk menjelaskan pemahamannya. Setelah itu juri memberikan beberapa pertanyaan berkenaan dengan kaidah nahw dan sharf serta beberapa aspek lainnya. (Asd)
_________
Follow us:

Facebook: Darul Ulum Banyuanyar
Twitter: @pp_banyuanyar
Instagram : @banyuanyar
Youtube : Banyuanyar TV
________________________

________________________
PESANTREN MEMANGGILMU
AYO KE PESANTREN
Santri DUBA (Darul Ulum Banyuanyar)
________________________


SHARE THIS

0 komentar: